Brand OK OCE Rambah Pasar Ekspor

In Nasional

SUARAJAKTIM.COM – Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) terus melebarkan sayap dengan merambah pasar mancanegara setelah sukses di Jakarta dan go national.

Brand binaan OK OCE sukses menjadi peserta pada rangkaian event pameran perdagangan terbesar di Indonesia yaitu Trade Expo Indonesia 2018 (TEI2018) yang ke-33 pada 24 hingga 28 Oktober di ICE BSD-Tangerang, Banten.

Produk sepatu olahraga 910 Sportswear,  yang merupakan salah satu brand binaan OK OCE, telah lolos kurasi Pemprov DKI Jakarta dan mendapatkan fasilitas booth untuk mengikuti pameran di event TEI 2018 untuk mulai masuk ke pasar ekspor. Kesuksesan ini buah dari tindak lanjut dari pengembangan pasar OK OCE Global Social Enterpreneurship.

“Kami sebagai produsen sepatu dalam negeri yang khusus memproduksi running shoes dengan brand 910 Sportswear, pada tahun ini mencoba pengembangan pasar ekspor khususnya pasar USA.

Produk kami lolos kurasi standardisasi pasar ekspor dan mendapatkan fasilitas booth dari Pemrov DKI Jakarta di Hall 9 booth nomor 4,” ujar Hartono Wijaya, CEO 910 Sportswear.

Sebagai brand lokal yang akan menembus pasar global, 910 Sportswear menggandeng perusahaan yang didirikan oleh diaspora Indonesia di USA, Skylar-Terra International, LLC sebagai representatif office dan juga pasar digital (marketplace) AR USA in Your Hand dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dalam melakukan pengembangan promosi dan
penetrasi pasar di AS.

“Untuk masuk pasar Amerika Serikat diperlukan upaya promosi yang terus
menerus sebagai sebuah new brand, untuk itu kami dari Skylar Terra International, LLC. menjadi
perusahaan perwakilan dari sepatu 910 di Amerika Serikat,” tetang Ira Damayanti, CEO PT. Skylar Terra International, LLC.

Coach Faransyah Agung Jaya selaku Ketua Pengurus Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) selalu mendorong percepatan UKM-IKM Indonesia yang siap dan mau memasuki pasar ekspor.

Baca Juga!  Ini Dua Skema Pemodalan untuk Anggota OK OCE

“Penumbuhan dan pengembangan usaha dan pengusaha sudah saatnya ditingkatkan untuk menuju pasar global,” ujarnya. “Produk sepatu 910 sportswear sangat potensial dan siap untuk masuk pasar global, karena memiliki daya saing yang memenuhi kapasitas, kualitas serta
standarisasi produk sesuai pasar global, selain itu dapat mengangkat produk IKM unggulan dengan brand dalam negeri,” ujar Faran.

Kegiatan MOU ini sebagai langkah strategis lanjutan Indonesian Diaspora SME-SMI Export Empowerment Development (ID-SEED) dan Task Force UKM-IKM Ekspor Indonesia Diaspora Network United dalam pendampingan bagi UKM-IKM dalam menembus pasar ekspor.

“Untuk masuk pasar ekspor sebenarnya tidak rumit, namun perlu proses. Untuk itulah perlunya pembekalan dan pendampingan bagi produk UKM-IKM yang berpotensi atau baru memulai ekspor,” ungkap Tengku Irham, Sekjen ID-SEED.

“Produk UKM/IKM Indonesia seperti produk sepatu 910 dapat bersaing di pasar global, namun belum banyak yang mengerti bagaimana menembus pasar ekspor. Hal itu disebabkan oleh kurangnya informasi dan pengetahuan tentang tata cara ekspor serta regulasi ekspor baik di Indonesia dan negara tujuan ekspor,” tambahnya.

“Impor AS untuk Footwear (HS code 64) dari Indonesia di tahun 2017 adalah US$ 1,5 milyar. Ekspor sports shoes Indonesia ke AS didominasi oleh impor dari perusahaan olahraga multinasional dengan merek terkenal seperti Nike, Adidas, Asics, Converse dan Under Armour. Perlu strategi mengenai segmen pasar yang dituju oleh 910 dalam memasuki pasar AS. Apakah dengan sistem maakloon sebagaimana umumnya ekspor sportshoes Indonesia ke AS, atau memasarkan dengan brand lokal Indonesia sendiri ke distributor/retailer di AS, atau segmen khusus seperti
supply ke organisasi tertentu (contoh seperti sports team Universitas dan/atau tentara AS),” jelas Reza Pahlevi, Atase Perdagangan RI untuk AS. Ia turut menyaksikan penandatangan nota
kesepahaman (MOU) antara 910 Sportswear, PT. Skylar Terra International, LLC dan AR USA in Your Hand pada hari Kamis tanggal 25 Oktober 2018 di Hall 3A ICE BSD.

Baca Juga!  Pasar Murah akan Digelar 79 kali di Jakarta Timur

Strategi memasuki pasar luar negeri saat ini tidak bisa lepas dari digital market atau dikenal dengan e-commerce. “Kita cukup mengapresiasi brand sepatu 910 sebagai produk dalam negeri untuk dapat masuk ke pasar AS, untuk itu kami mendukung strategi promosi dan pemasarannya melalui Auctmented Realty dan Market Place B to B di USA in Your Hand,” tambah Amiranto
Wibowo, CEO Indonesia In Your Hand Network yang juga menginisiasi B2B Market Place di berbagai negara.

Pada momen tersebut, turut hadir Jon Masli dari Kadin Indonesia Komtap NAFTA (North America Free Trade Association) yang berdomisili di Los Angeles, yang juga turut
menyaksikan penandatangan nota kesepahaman (MOU).

“Komtap NAFTA Kadin Indonesia siap mensupport pelaku UKM-IKM untuk menembus pasar Amerika Utara yang terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko,” Jon Masli menambahkan.

TEI 2018 menyajikan kegiatan perdagangan kelas dunia yang dihadiri oleh para distributor, importir, dari buyer dari seluruh dunia.

Salah satu target pasar ekspor terbesar Indonesia di dunia adalah Amerika Serikat. Tercatat nilai neraca perdagangan (nonmigas) Indonesia-Amerika Serikat sebesar US $19,2 miliar (sumber: Kementerian Perdagangan RI).(SJT-2)

You may also read!

Sambut Jakmania, Anies Baswedan: Ini Kemenangan Kita Semua

SUARAJAKTIM.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung menyambut pawai fans Persija alias The Jakmania yang merayakan kemenangan klub

Read More...

Aktris AS Natalie Portman: UU Israel Rasis dan Keliru

SUARAJAKTIM.COM - Bintang film Amerika Serikat Natalie Portman menyebut Undang-Undang Israel rasis. Undang-Undang (UU) dimaksud adalah yang mendefinisikan Isreal

Read More...

Dikritik Sarri, Kante Justru Merasa Nyaman di Chelsea

SUARAJAKTIM.COM  -Permainan N'Golo Kante sempat dikritik sang pelatih, Maurizio Sarri ketika Chelsea takluk dari Tottenham Hotspur beberapa waktu lalu.

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu