KCI Uji Coba Bangunan Baru Stasiun Cakung

In Berita Jaktim, Cakung

SUARAJAKTIM.COM – Pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengumumkan proyek modernisasi bangunan baru Stasiun Cakung Jakarta Timur telah rampung dan memulai uji coba fasilitas baru Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang, Selasa (9/1).

Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten (BTPWJB) Kementerian Perhubungan telah merampungkan modernisasi Stasiun Cakung guna meningkatkan kapasitas dan pelayanan penumpang.

Ini merupakan salah satu pekerjaan modernisasi fasilitas DDT Manggarai-Cikarang yang terbagi dalam dua paket pekerjaan yaitu DDT Paket A (Manggarai-Jatinegara) dan DDT Paket B2 (1) (Cipinang-Kranji).

DDT sepanjang 35 km yang membentang antara Manggarai-Cikarang akan memisahkan jalur kereta Commuter Line dengan kereta jarak jauh yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2020.

“DDT bertujuan untuk meningkatkan kapasitas lintas dengan memisahkan kereta jarak jauh dengan Commuter Line sehingga dapat melayani pengguna jasa KRL lebih banyak,” ujar Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia Eva Chairunisa di Jakarta, Selasa (9/10).

Uji coba pelayanan penumpang di Stasiun Cakung yang memiliki dua lantai dan terletak di Jl I Gusti Ngurah Rai ini akan dilakukan pada 9 Oktober 2018. Lantai bawah disediakan dua peron yang melayani 4 jalur kereta ke arah Bekasi dan Jatinegara.

Untuk kesiapan pelayanan PT KCI juga telah memenuhi fasilitas transaksi tiket dan penempatan 9 unit gate elektronik pada lantai atas. Untuk mendukung pelayanan sejumlah petugas penjualan, pelayanan, kesehatan, dan pengamanan juga telah disiapkan.

Sementara untuk kebutuhan penumpang beraktivitas BTPWJB juga menyiapkan fasilitas pendukung antara lain satu unit lift berada di pintu selatan serta dua unit lift dan dua unit eskalator berada di masing-masing peron 1-2 dan peron 3-4. Ada juga pos kesehatan, ruang informasi, ruang kepala stasiun, toilet pria/wanita, toilet khusus difabel, dan musholla. Pada tiap ruangan di lantai tersebut dipasang alarm sistem berupa smoke detector dan APAR (CO2 dan foam).

Baca Juga!  Kebakaran 32 Rumah di Pondok Bambu Jakarta Timur Telah Padam

“Selain area parkir motor, di sisi utara stasiun terdapat halte Transjakarta sebagai halte integrasi antarmoda yang menghubungkan Stasiun Cakung dengan Terminal Pulo Gebang,” terang Eva.

Dalam waktu yang tak lama lagi, kata dia, juga akan dioperasikan 4 stasiun lainnya yaitu Stasiun Kranji, Klender Baru, Buaran, dan Klender.

PT KAI DAOP 1 dan PT KCI mengimbau kepada seluruh pengguna jasa KRL untuk menjaga fasilitas stasiun dengan membuang sampah pada tempatnya dan tidak melakukan aksi vandalisme.

Penumpang juga diharapkan untuk mengikuti imbauan serta arahan petugas untuk kenyamanan dan keselamatan bersama.

“PT KAI Daop 1, PT KCI dan BTPWJB mengucapkan permohonan maaf jika ada ketidaknyamanan selama masa uji coba pelayanan berlangsung di Stasiun Cakung mengingat proses penyempurnaan masih terus dilakukan seluruh instansi terkait,” pungakasnya. (SJT-2)

You may also read!

Dinas Perindustrian dan Energi DKI Cetak 184 Wirausaha IKM Baru

SUARAJAKTIM.COM - Dinas Perindustrian dan Energi (PE) DKI Jakarta telah menciptakan 184 Wirausaha Industri Baru (WUIB) hingga September 2018

Read More...

Anies Baswedan Hadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Bamus Betawi

SUARAJAKTIM.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (18/10), menghadiri pengukuhan pengurus Majelis Adat Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus

Read More...

Dispusip DKI Ajukan Anggaran Rp 202 Miliar di KUA-PPAS 2019

SUARAJAKTIM.COM - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta mengajukan anggaran Rp 202 miliar dalam rancangan Kebijakan Umum APBD

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu