Bela Israel, AS Keluar dari Dewan HAM PBB

In Dunia Islam

SUARAJAKTIM.COM – Amerika Serikat (AS) pada Selasa menyatakan mundur dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC). AS menuduh badan PBB tersebut munafik dan bias terhadap Israel.

Dewan HAM PBB adalah “sebuah organisasi munafik, mementingkan diri sendiri serta telah mengolok-olok hak asasi manusia,” ujar Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Mike Pompeo seperti dilansir Anadolu Agency.

Haley mengatakan situasi di Dewan HAM PBB semakin memburuk dengan melakukan kampanye patologis tanpa henti terhadap Israel sebagai sekutu dekat AS.

Haley juga menyalahkan Rusia, Tiongkok, Kuba, dan Mesir karena “mencoba melemahkan” AS dalam upaya penegakan HAM.

Namun Haley menegaskan keputusan ini tidak berarti Amerika mundur dari komitmennya mendorong pelaksanaan HAM yang baik.

Haley, yang dikenal dengan dukungan tanpa syaratnya kepada Israel, telah berulang kali bentrok dengan anggota dewan HAM PBB yang kritis terhadap Israel karena kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga Palestina.

Haley juga berkali-kali memveto proposal PBB untuk menginvestigasi dugaan pelanggaran HAM Israel di Gaza.

Haley mengkritik Dewan HAM PBB yang dia gambarkan sebagai “bias anti Israel yang kronis”.

“Dewan Hak Asasi Manusia telah menjadi wadah untuk melaksanakan kemunafikan tak tahu malu karena banyak pelanggaran hak asasi manusia terburuk di dunia diabaikan dan beberapa Pelanggar HAM paling serius di dunia duduk di dewan itu sendiri,” kata Pompeo.

Keputusan itu muncul setelah diskusi jangka panjang antara AS dan anggota PBB di New York dan Jenewa, markas Dewan HAM PBB.

Langkah ini mengemuka di tengah kebijakan kontroversial imigrasi Presiden Donald Trump memisahkan anak-anak migran dari orang tua mereka yang tak berdokumen di perbatasan AS-Meksiko.

Baca Juga!  Jejak Bintang Pesepakola Muslim di Timnas Prancis

Sejak 30 Maret, setidaknya 118 warga Palestina telah tewas dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan militer Israel di timur Jalur Gaza selama demonstrasi massa terhadap blokade dan keputusan AS memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem. (Hsyms/SJT-2)

You may also read!

Situs Judi Bebas Beroperasi, Judi Online Marak di Indonesia

SUARAJAKTIM.COM - Sejak beberapa bulan terakhir ini, pemerintah dan Polri sudah berhasil memblokir semua situs porno maupun situs-situs berbau

Read More...

OK OCE Bergerak ke Tingkat Global, PGO Teken MoU dengan Indonesia Diaspora

SUARAJAKTIM.COM - Setelah sukses dalam gerakan OK OCE dengan program 7 Langkah PAS (Pasti Sukses), yaitu  sebagai penumbuhan usaha

Read More...

Anies Pastikan Program Kampung Susun Bukit Duri Tetap Jalan

SUARAJAKTIM.COM - Gubernur Anies Baswedan memastikan program community action plan (CAP) untuk pembangunan Kampung Susun Bukit Duri tetap berjalan. Ia

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu