Ketua GNPF Ulama dan Ketua Iluni UI Andy Azisi Amin Ajak Umat Islam Bersatu

In Nasional

SUARAJAKTIM.COM – Umat Islam harus bersatu sebagai sebuah umat. Muslim dapat bersinergi untuk membangun bangsa yang kuat apabila menjadi bagian dari satu kesatuan. Persatuan yang padu bisa dimulai dari masjid.

Demikian dikatakan Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Ustaz Muhammad Yusuf Martak, dalam diskusi bertajuk “Sinergi Umat dalam Ijtihad Kebangsaan” bertempat di Masjid Ukhuwah Islamiyah Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu (5/5).

“Untuk bisa bersinergi dan membangun satu kebangsaan yang kuat, mandiri, dan yang berdiri di atas kaki sendiri adalah bertolak dari masjid,” ujar Yusuf.

“Dari masjid kita bisa bersatu karena apabila kita berangkat dari sebuah masjid meskipun berbeda-beda pasti satu kesatuan, satu komando berdiri di belakang imam seperti kita akan melaksanakan shalat,” ia menambahkan.

Keponaka Faradj bin Said bin Awadh Martak–seorang saudagar Arab-
-Indonesia pemilik rumah di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 yang dihibahkannya kepada Soekarno. Di rumah tersebut Fatmawati kemudian menjahit sendiri Bendera Merah Putih pada malam sebelum proklamasi–ini mengajak seluruh umat Islam untuk memakmurkan masjid dengan shalat berjamaah.

Saat akan menetapkan syariat shalat, Allah memanggil Rasulullah SAW ke sidratul muntaha. Jadi begitu mulianya shalat di mata Allah, Rasulullah, dan semua umat Islam.

Apabila shalat telah dilaksanakan dengan benar, khusuk, istikomah, dan susuai yang dituntunkan oleh Nabi Muhammad SAW, ibadah wajib ini menjadi barometer kesempurnaan manusia dalam mengarungi kehidupan.

“Rasulullah telah dimaksumkan oleh Allah tapi Nabi tetap menjaga shalat wajib dan sunnahnya, tidak pernah surut bahkan makin hari kualitasnya semakin meningkat,” kata Yusuf.

“Maka dari itu saya mengajak yang hadir di tempat ini untuk selalu menggaungkan bagaimana mendisiplinkan diri terutama kepada keluarga dan anak-anak kita dalam perkara shalat. Ketika ketika datang ke masjid untuk shalat subuh jangan sampai kita biarkan anak-anak kita yang laki-laki tidur tanpa kita bangunkan,” ujarnya.

Baca Juga!  Pembina Jwo OK OCE Jaktim Andy Azisi Amin Beri Pelatihan dalam Peluncuran Gen OK OCE Matraman

Shalat, kata Yusuf, menjadi pembeda antara Muslim dan umat agama-agama lain.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Andy Azisi Amin, SE, M.Sc., menyambung paparan Ustaz Yusuf dengan poin peran penting keluarga berkaitan dengan misi kepemimpinan.

Andy mengatakan, Islam mendasarkan perubahan tidak hanya pada tataran atas (leadership), juga pada tingkat bawah atau grassroots.

Keluarga ia sebut sebagai benteng, dan Islam mendorong kepedulian terhadap generasi sehingga seluruh keturunan masuk surga secara berombongan-berombongan.

“Sebagaimana dikatakan di dalam Al-Quran hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,” ujar Andy mengutip QS At-Tahrim 66:6.

Andy menekankan basis keluarga Muslim sebagai basis perubahan umat Islam harus bersinergi dengan negara, bukan sebalikya.

“Negara jangan merusak anak-anak kita dengan membiarkan pornografi, LGBT, dan contoh-contoh buruk lainnya,” kata Andy.

Karena itu Andy mengajak umat Islam bersatu dalam ijtihad politik dan kebangsaan, termasuk dalam memilih pemimpin yang peduli terhadap aspirasi umat Islam dalam pemilu mendatang.

Diskusi “Sinergi Umat dalam Ijtihad Kebangsaan” diadakan oleh Keluarga Alumni Masjid Universitas Indonesia (Kalam UI). (Hsyms/SJT-2)

You may also read!

Rizal Ramli Laporkan Dugaan Korupsi Impor Pangan ke KPK

SUARAJAKTIM.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (23/10). Tujuannya

Read More...

Pemprov DKI Tutup Sementara Diskotek Old City

SUARAJAKTIM.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara diskotek Old City, Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/10) malam. Kepala Satpol

Read More...

Aman Palestin-Indonesia Bantu Korban Gempa Lombok

SUARAJAKTIM.COM - Tidak ada yang lebih mengharukan daripada menyaksikan sebuah negara yang tengah terjajah namun masih memiliki kepedulian akan

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu