Hadrah, Bisa Menjadi Ajang Bertemu Jodoh

In Komunitas

SUARAJAKTIM.COM – Hadrah adalah suatu kesenian islami yang sedang populer di kalangan para remaja dan pemuda di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Bahkan, tidak hanya kalangan muda saja yang tertarik pada Hadrah. Ibu-ibu majelis taklim pun mulai banyak melirik kesenian rebana yang satu ini.

Dengan teknik ketukan pukulan yang khas, sehingga menghasilkan padanan irama yang indah dan enak didengar.

Dalam sebuah sesi wawancara dengan salah satu komunitas penggiat Hadrah, Forum Silaturrahmi Hadrah (FORSIH), Ahmad Fawazul Kahfi, 23 tahun, selaku Ketua Umum memberikan tanggapannya kepada suarajaktim.com.

“Hadrah banyak diminati, karena yang pertama ada banyak festival diadakan sehingga mengundang ketertarikan pemuda terhadap Hadrah,” kata Kahfi.

Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Islam Attahiriyah ini menjelaskan, bahwa para pemuda dan remaja khususnya, membutuhkan panggung untuk mengekspresikan diri.

“Karena itulah, acara festival Hadrah yang memang banyak diadakan khususnya di Jakarta Timur ini menyebabkan banyak para pemuda dan remaja yang tertarik untuk ikut serta,” kata Kahfi.

Ia melanjutkan, yang kedua, banyak pengajian yang diadakan di masyarakat, diawali dengan pembacaan rawi atau maulid. Pembacaan rawi atau maulid ini notabenenya diiringi dengan tabuhan rebana Hadrah.

“Budaya betawi yang kental dengan pengajian dan baca Maulid, makanya kita terbiasa sejak kecil dengan yang namanya Hadrah,” ujarnya.

Lalu, yang ketiga, kata Kahfi, ternyata Hadrah juga bisa sebagai ajang mencari jodoh. Banyak para pemuda maupun pemudi yang mendapat jodoh lantaran seringnya bertemu saat event Festival Hadrah.

“Sebagai ajang tempat nyari jodoh juga. Ada beberapa orang anak Hadrah di Tangerang dan Jakarta Barat yang ketemu jodohnya di acara Festival Hadrah, karena memang saat Festival itu kan ada tim cowok dan tim cewek yang ikut sebagai peserta,” kata Kahfi.

Baca Juga!  'The Beatles' ISIS Berhasil Ditangkap

“Lalu setelah itu ketemu lagi di Festival lainnya. Akhirnya karena sering ketemu lalu kenalan, tukeran nomer kontak, lalu bisa saling komunikasi dan bahkan sampai bisa sampai nikah,” tandasnya. (Imam KW/CR-1/SJT-2)

You may also read!

Anies Baswedan Sebut Positivity Rate DKI Capai 7,6 Persen

SUARAJAKTIM.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penanganan Covid-19 di Jakarta telah mengalami perbaikan yang signifikan. Salah satu

Read More...

Sejarah Singkat PB KARYA MUDA club Badminton di kelurahan Bojong Pondok Terong-Depok

SUARAJAKTIM.COM - Pada awalnya lapangan pb karya muda itu bernama pb karya 21 terletak di kelurahan bojong pondok terong

Read More...

Ratusan Warga Cipinang Besar Utara Jalani Vaksinasi Covid-19

SUARAJAKTIM.COM - Sebanyak 414 warga Kelurahan Cipinang Besar Utara menjalani vaksinasi Covid-19, di SD Negeri 10 dan SD Negeri

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu