PKS Ogah Termakan Bujukan Calon Tunggal untuk Pilpres 2019

(Last Updated On: Maret 6, 2018)

SUARAJAKTIM.COM – Upaya memunculkan calon tunggal dalam pemilu presiden (pilpres) 2019 oleh parpol pengusung Joko Widodo ditolak keras oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, menyatakan pihak mereka menghargai langkah sejumlah parpol yang mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden.

Namun, tegasnya, PKS sebagai salah satu partai yang belum menentukan sikap dan dukungan tidak ingin diprovokasi agar hanya ada satu calon tunggal dalam pilpres mendatang.

“Biarlah yang mendukung Pak Jokowi itu hak politik mereka, tapi kami juga jangan disuruh-suruh atau diprovokasi untuk hanya mempunyai satu alternatif,” ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Selasa (6/3).

Hidayat mengingatkan demokrasi sejatinya memberikan ruang untuk calon presiden alternatif.  Ia menolak bila pilpres hanya terdiri dari satu pasangan calon sehingga hanya melawan kotak kosong.

“UUD dan UU tentang pemilu menyebut syarat 20 persen itu artinya sejak awal memang dibuka kemungkinan untuk lebih dua pasang. Kalau misalnya syaratnya 50 persen misalnya, nah, berarti hanya ada satu pasangan. Kalau hanya ada satu pasangan buat apa ada pilpres,” kata Hidayat.

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menjelaskan bahwa partainya sudah membangun komunikasi lebih dulu dengan Partai Gerindra. Termasuk kemungkinan untuk mendukung Prabowo Subianto dan mencarikan kombinasi cawapres dari internal PKS.

“Ya, sampai hari ini Pak Prabowo belum menyampaikan kesediaannya untuk maju, sekalipun Gerindra sudah menyampaikan keputusannya. Tetapi tentu saja apa yang diputuskan Gerindra dan Prabowo, dan pasti juga mereka nanti akan berkoalisi dengan PKS, tentang siapa yang nanti kita sepakati sebagai capres dan cawapres,” kata Hidayat.

Sebelumnya, sejumlah partai sudah menyatakan dukungannya pada Jokowi. PDIP menjadi partai yang baru mengumumkan dukungannya pada petahana itu.

Selain PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP juga telah mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi, serta tiga parpol baru yakni PSI, PKPI, dan Perindo. (Hsyms/SJT-2)

Mari berbagi

You may also read!

Masalah Jakarta Bukan Bendera Asian Games, Tapi Tol Dalam

SUARAJAKTIM.COM - Senator atau anggota DPD RI DKI Jakarta, Fahira Idris menyoroti ejekan merendahkan di media sosial (medsos) yang

Read More...

Pemprov DKI Siapkan 25 Ribu Tiket Gratis Asian Games

SUARAJAKTIM.COM - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya berjanji akan memberikan 25 ribu tiket gratis nonton Asian

Read More...

Anies Baswedan Minta Pencopotan Walkot Jakarta Timur Tak Perlu Didramatisir

SUARAJAKTIM.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Wali Kota Jakarta Timur (Walkot Jaktim) Bambang Musyawardana lewat telepon. Menurutnya,

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu