Pengamat: Citra Anton Charliyan di Jabar Kendala Ridwan Kamil

(Last Updated On: Januari 10, 2018)

SUARAJAKTIM.COM – Pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, menilai bakal calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) harus sangat selektif dalam memilih pasangannya.

Karena itu, kata dia, sampai saat ini Wali Kota Bandung itu belum menunjuk pendampingnya untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Padahal dua pasang lawannya, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) dan Sudrajat-Ahmad Syaikhu sudah siap untuk mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah.

“Kalau Kang Emil (Ridwan Kamil) salah memilih wakilnya maka akibatnya bisa fatal. Namun sebaliknya kalau Kang Emil mendapatkan pendamping yang sedikit kuat saja, peluang untuk menang sangat besar,” ungkap Asep, saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (6/1).

Sementara nama terakhir yang dihubungkan dengan Ridwan Kamil adalah mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charlyan. Nama Anton muncul setelah Ridwan Kamil mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan. Sebelumnya, nama Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum pun sempatkan dikabarkan bakal menjadi kandidat pasangan RK.

“Dibanding Anton, Kang Emil akan lebih tangguh jika berduet dengan Pak Uu atau juga dengan Sekda Jawa Barat, Iwa Karniwa, atau pun Puti Soekarnoputri meski agak sulit karena nama Puti belum dikenal di Jawa Barat,” jelas Asep Warlan.

Asep berpendapat, jika Ridwan Kamil dipaksakan berpasangan dengan Anton, akan menjadi pekerjaan berat bagi partai pengusung dan Ridwan Kamil itu sendiri. Itu mengingat lawan-lawannya seperti Deddy Mirzwar dan Dedi Mulyadi cukup mendapat tempat di masyarakat Jawa Barat dan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Maaf ini, pak Anton di Jawa Barat itu agak kurang bagus citra beliau. Itu dipicu penyerangan kepada FPI beberapa waktu lalu itu. Nah itu masih terngiang-ngiang di masyarakat Jawa Barat,” tutur Asep.

Di samping itu, Anton juga dinilai kurang akrab dengan Umat Islam di Jawa Barat. Sehingga hal ini yang mengakibatkan PPP mengancam akan menarik dukungannya jika Ridwan Kamil memilih Anton sebagai pendampingnya.

PPP, kata Asep, diancam oleh umatnya, kalau tetap memilih Anton sebagai wakilnya kami akan berpindah dukungannya kepada pasangannya yang berpihak kepada umat Islam, baik itu kepada Sudrajat-Syaikhu atau 2DM. (ROL)

Mari berbagi

You may also read!

Pegawai UPT Puskeswan DKPKP Ikuti Pelatihan Input e-Kertas Kerja

SUARAJAKTIM.COM - Sebanyak 20 pegawai UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan (Puskeswan) DKPKP, ikuti Sosialisasi internal dan pelatihan

Read More...

Otoritas Palestina Sebut AS Berupaya Gulingkan Mahmoud Abbas

SUARAJAKTIM.COM - Seorang perunding senior Palestina, Saeb Erekat menuduh Amerika Serikat (AS) berusaha menggulingkan pemerintahan Presiden Mahmoud Abbas. Ia

Read More...

Target Menang Lawan Persebaya, Teco Berharap Persija Cetak Gol Cepat

SUARAJAKTIM.COM - Persija Jakarta akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-12 kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Selasa (25/6/2018).

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu