Maldives Berstatus Darurat, Ini yang Perlu Diketahui Wisatawan

In Pariwisata

SUARAJAKTIM.COM – Negara kepulauan Maldives atau Maladewa saat ini dalam masalah setelah presidennya menyatakan negara ini dalam keadaan darurat akibat krisis politik yang mendalam.

Negara kepulauan di Asia Selatan, yang terletak di Samudra Hindia itu merupakan ” hotspot” populer bagi wisatawan yang mencari perairan biru dan pasir putih. Tapi ketegangan tinggi terjadi di negara itu setelah Presiden Abdulla Yameen menantang perintah Mahkamah Agung Maladewa untuk membebaskan anggota partai oposisi dan mengirim militer guna memblokade ruang sidang.

Protes besar-besaran pun terjadi di Maladewa. Terkait itu, apakah masih aman bagi wisatawan untuk bepergian ke sana?

Dalam sebuah pernyataan minggu lalu, pemerintah Maladewa meyakinkan wisatawan bahwa mereka akan tetap disambut. ” Semua bisnis terkait pariwisata akan beroperasi seperti biasa dan Maladewa tetap stabil,” menurut pernyataan yang dibacakan, laporan CNN.

Namun, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya yang ingin berkunjung ke Maladewa. Pasalnya, demonstrasi besar-besaran diperkirakan masih akan terjadi di sana hingga 15 Februari mendatang.

“Serangan mungkin terjadi di pulau-pulau terpencil. Negara kepulauan tersebut saat ini berada di tingkat ‘travel advisory’ 2 dari 4, dengan 4 adalah yang paling berbahaya,” kata penasihat Departemen Luar Negeri AS.

Kantor Urusan Luar Negeri Persemakmuran Inggris (FCO) pun turut menanggapi perkembangan kondisi terakhir di Maladewa. ” Jika Anda berada di Male, Anda harus berhati-hati dan menghindari demonstrasi,” saran penasihat dari kantor tersebut. ” Meski tidak ada laporan bahwa pulau-pulau terpencil, resor atau Bandara Internasional Male terpengaruh.”

“Sebagian besar kunjungan ke Maladewa bebas dari masalah,” tambah FCO.

“Masalah yang paling umum dihadapi wisatawan Inggris adalah paspor hilang atau dicuri, tenggelam saat berenang atau kecelakaan.” (Nisa/M/SJT-2/Dream)

Baca Juga!  Menpar: Pariwisata Garut Cocok dengan Konsep Nomaden

You may also read!

Masjid di Bordeaux Prancis Dicoreti Pesan Islamofobia

SUARAJAKTIM.COM - Jamaah Muslim di kota Bordeaux, Prancis menemukan lokasi pembangunan masjid yang dirusak dengan coretan Islamofobia. Muslim Association

Read More...

Peserta Vaksinasi Covid-19 Diminta Bagikan Pengalaman Usai Divaksin

SUARAJAKTIM.COM - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Timur, Diah Anwar, mengajak para lansia yang telah menjalani vaksinasi Covid-19

Read More...

Mufti Agung Yerussalem: Mereka Menyita Makanan Untuk Berbuka Puasa

SUARAJAKTIM.COM - Ramadhan sebagai bulan yang terkait dengan perdamaian, belas kasihan dan persatuan, tidak cukup untuk menghadirkan ketenangan dari

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu