Israel Hancurkan Permukiman Palestina di Yerusalem Timur

In Uncategorized

SUARAJAKTIM.COM – Pasukan Israel mulai menghancurkan permukiman komunitas Palestina di Desa Sur Baher, Yerusalem Timur, Senin (22/7). Sejumlah warga Palestina telah dievakuasi secara paksa dari daerah tersebut.

Buldoser yang dikawal ratusan tentara dan polisi Israel mendatangi Sur Baher pada Senin dini hari waktu setempat. Associated Press melaporkan, mobilisasi alat-alat berat dan personel dilakukan sejak malam hari. Kendaraan berat menghantam atap-atap bangunan dan ekskavator mengeruk reruntuhan bangunan.

Laman Aljazirah mengutip warga Desa Wadi al-Hummus yang mengatakan kepada media setempat bahwa ada 16 bangunan disasar dalam proses penggusuran ini. Secara total, ada 100 apartemen warga Palestina yang akan dihancurkan.

Rumah yang dihancurkan pasukan Israel di Sur Baher adalah yang berada di dekat tembok pembatas yang dibangun Israel mengelilingi wilayah pendudukan Palestina. Mahkamah Agung Israel telah menyatakan bahwa pembangunan perumahan di sana ilegal atau melanggar larangan konstruksi.

Penggusuran ini dilakukan berdasarkan pertimbangan militer Israel. Mereka menilai bangunan yang dekat dengan tembok pembatas yang memotong wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat berisiko bagi keamanan Israel.”Sejak pukul dua pagi mereka telah mengevakuasi orang-orang dari rumah mereka dengan paksa dan mereka telah mulai menanam bahan peledak di rumah yang ingin mereka hancurkan,” kata Hamada Hamada, seorang tokoh masyarakat di Sur Baher.

Salah satu warga Palestina di Sur Baher, Ismail Obeideh, mengatakan, penghancuran yang dilakukan pasukan Israel akan membuatnya tak lagi memiliki rumah. “Saya tidak punya tempat lain untuk tinggal. Saya tidak punya pilihan lain,” ujarnya.

Menurut Obeideh dan warga Sur Baher lainnya, mereka sebenarnya tak memerlukan izin Israel untuk membangun rumah di sana. Warga Palestina mengatakan, bangunan mereka berada di atas lahan Tepi Barat dan mereka telah memperoleh izin dari Otoritas Palestina.

Baca Juga!  PM Netanyahu: Lembah Yordan akan di Bawah Kekuasaan Israel

Berdasarkan keputusan Mahkamah Agung Israel, warga Palestina di Sur Baher diberi waktu hingga Jumat pekan lalu untuk meninggalkan atau mengosongkan rumahnya. Namun, sebagian besar memilih bertahan hingga akhirnya buldoser dan pasukan Israel datang ke sana.

Pekan lalu, sejumlah pejabat Palestina mengatakan bahwa lingkungan Sur Baher terletak dalam wilayah yang menjadi kontrol mereka. Berdasarkan Perjanjian Oslo, Palestina memang diberi kewenangan untuk melaksanakan pemerintahan sendiri secara terbatas atas bagian-bagian Tepi Barat.

Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menuding pengadilan Israel me miliki motif untuk menetapkan preseden yang memungkinkannya menghancurkan lebih banyak bangunan yang terletak di dekat Sur Baher.

Uni Eropa pun mengkritik rencana pembongkaran rumah warga Palestina di Sur Baher. “Kelanjutan dan kebijakan ini merusak kelangsungan solusi dua negara dan prospek untuk perdamaian permanen,” kata Uni Eropa.

photo

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kantor Kepresidenan Palestina, Abbas mengatakan pembongkaran permukiman Palestina di Sur Baher merupakan bagian dari rencana untuk mengimplementasikan Deal of the Century, yakni kerangka perdamaian yang digagas Amerika Serikat (AS).

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam Israel yang menghancurkan permukiman Palestina di Sur Baher, tepatnya di daerah Wadi al-Hummus, Senin (22/7). Dia menilai Tel Aviv bertanggung jawab penuh atas eskalasi serius terhadap rakyat Palestina.

Presiden Mahmoud Abbas mengadakan kontak dengan berbagai pihak terkait untuk menghentikan pembantaian Israel ini dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera turun tangan menghentikan agresi terhadap rakyat Palestina, kata Kantor Kepresidenan Palestina, dikutip laman kantor berita Palestina, WAFA.

Abbas pun memuji ketabahan warga Palestina, khususnya mereka yang tinggal di Yerusalem, dalam menghadapi penindasan serta ketidakadilan Israel. Ia menegaskan kembali, satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian adalah pembentukan Negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. (ARS/R1/Sumber:ROL)

Baca Juga!  PBB: Israel Hancurkan 420 Bangunan Palestina Sepanjang 2017

You may also read!

Masjid di Bordeaux Prancis Dicoreti Pesan Islamofobia

SUARAJAKTIM.COM - Jamaah Muslim di kota Bordeaux, Prancis menemukan lokasi pembangunan masjid yang dirusak dengan coretan Islamofobia. Muslim Association

Read More...

Peserta Vaksinasi Covid-19 Diminta Bagikan Pengalaman Usai Divaksin

SUARAJAKTIM.COM - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Timur, Diah Anwar, mengajak para lansia yang telah menjalani vaksinasi Covid-19

Read More...

Mufti Agung Yerussalem: Mereka Menyita Makanan Untuk Berbuka Puasa

SUARAJAKTIM.COM - Ramadhan sebagai bulan yang terkait dengan perdamaian, belas kasihan dan persatuan, tidak cukup untuk menghadirkan ketenangan dari

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu