Indonesia Naik ke Posisi 4 dalam Indikator Perjalanan Halal Global

In Halal Lifestyles

SUARAJAKTIM.COM – Indonesia naik peringkat ke posisi keempat dalam Indikator Perjalanan Halal (Halal Travel Indicator) – bagian dari Global Islamic Economy Indictor (GIEI) yang diproduksi oleh Thomson Reuters dan DinarStandard.

Seperti dikutip suarajaktim.com dari laman prweb.com, Sabtu (6/1), kenaikan posisi Indonesia didorong oleh upaya substansial pemerintah dalam mengembangkan pariwisata halal di tahun sebelumnya.

GIEI adalah peringkat tahunan pilar Ekonomi Islam – di antaranya perjalanan merupakan pilar utama – dan merupakan bagian dari State of the Global Islamic Economy Report 2017/18 yang diproduksi oleh Thomson Reuters bekerja sama dengan DinarStandard.

Peringkat tersebut menilai ekosistem Indonesia, termasuk poros penggerak pasokan dan permintaan relatif terhadap ukuran, tata kelola, kesadaran, dan pertimbangan sosial negara tersebut.

Upaya substansial Indonesia untuk mengembangkan pariwisata halal tercermin dalam peringkat yang tergerek. Kementerian Pariwisata mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk pariwisata Halal yang diinvestasikan dalam misi penjualan dan pameran dagang, mendidik industri lokal, mempromosikan pariwisata Halal, dan mengembangkan peraturan untuk memperkuat sektor pariwisata Halal setempat.

Pemerintahkan menetapkan Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Halal yang melapor langsung ke kementerian yang bertugas mengembangkan pariwisata Halal.

Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Halal, yang dipimpin oleh Riyanto Sofyan, telah berfokus pada pengembangan kapasitas pelaku industri lokal untuk memperbaiki produk mereka, sambil mendidik mereka mengenai pasar ini dan preferensi wisatawan Muslim berdasarkan negara asal mereka.

Fokus tim juga menekanka pada pentingnya sertifikasi bagi para pelaku di industri ini.

Di samping seminar pendidikan dan lokakarya interaktif, tim telah memberi insentif kepada industri ini melalui kompetisi nasional.

“Untuk memotivasi destinasi di Indonesia untuk fokus pada pariwisata Halal, kami meluncurkan serangkaian penghargaan lokal, yang berhasil menciptakan persaingan yang sehat antar destinasi,” kata Sofyan.

Baca Juga!  Paul Pogba Menjadi Muslim yang Taat Karena Orang ini

“Kompetisi internal ini mendorong Indonesia untuk memenangkan serangkaian penghargaan internasional termasuk Tujuan Wisata Halal Terbaik di Dunia dan Tujuan Bulan Madu Halal Terbaik di Dunia untuk Lombok, Tujuan Halal Terbaik di Dunia untuk Sumatera Barat, Tujuan Kuliner Halal Terbaik di Dunia untuk Padang, Sumatera Barat, dan Tujuan Budaya Halal Terbaik di Dunia untuk Aceh,” ia meambahkan.

Indonesia membidik target 3,8 juta pengunjung Muslim pada tahun 2018, dan 5 juta pada tahun 2019, yang akan berkontribusi terhadap target 20 juta wisatwan internasional pada tahun 2019.

“Tahun depan kami akan mengadakan Pameran Wisata Halal Indonesia tempat kami akan mengundang para pembeli dari kami target pasar,” kata Sofyan.

“Selain itu, tim kami akan memulai serangkaian misi penjualan ke beberapa kota sasaran seperti Jeddah, London, Mumbai, Singapura, dan Sydney. Ini dari tingkat industri, dari perspektif wisatawan, kami juga akan meluncurkan mega festival tiga bulan untuk menarik pengunjung Muslim, ” ungkapnya.

Untuk diketahui, belanja pasar Muslim global pada sektor perjalanan diperkirakan mencapai US$169 miliar (2.267 triliun) pada tahun 2016, yang merepresentasikan 11,8% dari pengeluaran perjalanan global dan diperkirakan mencapai US$283 miliar pada tahun 2022 sesuai dengan Islamic Economy Report 2017/2018.

Di depan Indonesia dalam indikator perjalanan Halal adalah Malaysia di posisi pertama, disusul oleh Uni Emirat Arab, lalu Turki.

You may also read!

Sejarah Singkat PB KARYA MUDA club Badminton di kelurahan Bojong Pondok Terong-Depok

SUARAJAKTIM.COM - Pada awalnya lapangan pb karya muda itu bernama pb karya 21 terletak di kelurahan bojong pondok terong

Read More...

Ratusan Warga Cipinang Besar Utara Jalani Vaksinasi Covid-19

SUARAJAKTIM.COM - Sebanyak 414 warga Kelurahan Cipinang Besar Utara menjalani vaksinasi Covid-19, di SD Negeri 10 dan SD Negeri

Read More...

Tekan Penyebaran COVID-19, Pemprov DKI Bersama Human Initiative Luncurkan 3 Unit Mobile Lab

SUARAJAKTIM.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas 3T yakni Testing, Tracing, dan Treatment yang merupakan

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu