LPPOM MUI turut Menginisiasi Kantin Sekolah Sehat, Aman, Halal

In Halal Lifestyles

SUARAJAKTIM.COM – Pada 15 Januari telah dilakukan pengumuman juara Lomba Kantin Sekolah: Sehat, Aman dan Halal tingkat Sekolah Dasar se-Kota Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini dilakukan sejak 2016 atas kerja sama Dinas Ketahanan Pangan Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Dinas Pendidikan Kota Bogor, LPPOM MUI, dan PKK Kota Bogor.

Ir Tety Sovia, Kepala Bidang Keamanan Pangan Pada Dinas Ketahanan Pangan, sekaligus ketua pelaksana kegiatan mengungkapkan, dari seluruh sampel yang diujicobakan, sekitar 30% jajanan di sekolah-sekolah masih mengandung bahan-bahan berbahaya, seperti formalin dan boraks.

Hal inilah yang menginisiasi lahirnya keinginan untuk membentuk kantin-kantin yang sehat, aman, dan halal di sekolah sekolah.“Kantin harus dibuat secara kelembagaan. Dengan begitu, guru-guru dapat ikut memantau apa saja produk yang dijual dan dihasilkan di kantin,” jelas Tety kutip laman resmi LPPOM MUI, Selasa (15/01/2019).

Yane Ardian, istri Wali Kota Bogor yang juga Ketua PKK, turut mengutarakan kekhawatirannya terhadap jajanan-jajanan yang berpotensi dikonsumsi oleh anak-anak.

Ia sangat mendukung lahirnya kantin-kantin sehat di setiap sekolah. Baginya, kantin sehat adalah gerbang lahirnya penerus bangsa.“Apa yang dikonsumsi anak akan memengaruhi kekebalan tubuh dan nutrisi otak dalam jangka panjang. Ini adalah tugas kita bersama, yakni bagaimana membangun Kota Bogor, dimulai dari memperhatikan makanan yang masuk ke perut anak-anak kita,” paparnya.

Yane juga berharap Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan terus melakukan pengawasan terhadap makanan-makanan yang tersebar dan berpotensi dikonsumsi anak-anak di Kota Bogor.

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) juga sangat mendukung dan gembira atas kegiatan ini.

Hal ini diungkapkan oleh Ir Osmena Gunawan, Wakil Direktur LPPOM MUI.“Ini sangat inspiratif. Kegiatan ini bisa mengawali lahirnya contoh sekolah dengan kantin sebagai penyedia makanan sehat,” ujarnya.

Baca Juga!  Resmi Berhijab, Nikita Mirzani: Hidayah Sudah Datang

Osmena juga mengusulkan kepada panitia untuk membukukan kegiatan ini agar sekolah-sekolah lain dapat ikut terinspirasi dan menciptakan kantin yang sehat, aman dan halal.

Sebagai apresiasi terhadap para pemenang, LPPOM MUI memberikan sertifikasi halal secara gratis ke tiga kantin sekolah yang memangkan juara 1, 2, dan 3.

Berikut ini perolehan juaranya.

Terbaik I : SDN Kawung Luwuk

Terbaik II : SD Pertiwi

Terbaik III : SDN Sukasari

Terbaik IV : SDN Panaragan Kidul

Terbaik V : SDIT Al Yasmin

Terbaik VI : SDN Julang.

(ARS/R1/sumber:Hidayatulloh)

You may also read!

Anies Baswedan Sebut Positivity Rate DKI Capai 7,6 Persen

SUARAJAKTIM.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penanganan Covid-19 di Jakarta telah mengalami perbaikan yang signifikan. Salah satu

Read More...

Sejarah Singkat PB KARYA MUDA club Badminton di kelurahan Bojong Pondok Terong-Depok

SUARAJAKTIM.COM - Pada awalnya lapangan pb karya muda itu bernama pb karya 21 terletak di kelurahan bojong pondok terong

Read More...

Ratusan Warga Cipinang Besar Utara Jalani Vaksinasi Covid-19

SUARAJAKTIM.COM - Sebanyak 414 warga Kelurahan Cipinang Besar Utara menjalani vaksinasi Covid-19, di SD Negeri 10 dan SD Negeri

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu