Senator DKI Apresiasi dan Dukung Program Magrib Mengaji

In DKI Jakarta

SUARAJAKTIM.COM – Senator dan Ketua (plt) ICMI DKI Jakarta Dailami Firdaus, mendukung langkah Gubernur Anies Baswedan, terkait ‘Program Maghrib Mengaji’. “Menurut saya, jam belajar masyarakat perlu diaktifkan lagi. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program ini, dan saya berharap Pak Gubernur menyiapkan kebijakannya. Saat ini kita punya urgensi untuk melakukan ini. Setidaknya bukan saja menekan buta Al-Quran tapi dapat menekan masalah sosial seperti kenakalan remaja.” Ujar Dailami Firdaus di Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Menurut Dailami, program tersebut juga sangat bermanfaat untuk menyiapkan generasi muda lebih baik.”Di sisi lain kita juga bisa menyiapkan generasi emas yang ptoduktif untuk menyambut Bonus Demografi kita,” kata anggota DPD RI itu.

Lebih lanjut, Dailami, yang juga Ketua Yayasan Universitas Islam As-Syafiiyah ( UIA ) juga menguatkan, “Jika diperlukan Universitas Islam As Syafiiyah (UIA) dapat mendukung tenaga pengajarnya. “Di tingkat Unit Kegiatan Mahasiswa UIA sudah menjalankan program ini yang disebut ‘Kampung Quran’ (Qurma), yang mengajarkan di mushola-mushola masyarakat sekitar, bahkan kita sudah melembagakannya,” Pungkas Dailami yang merupakan cucu ulama kharismatik betawi, KH Abdullah Syafi’ie – Putra Almh Ustadzah Prof Dr Hj Tutty Alawiyah AS. (ARS/R1/Teropongsenayan)

Baca Juga!  Anies Baswedan Ingin Tiga Nama Kandidat Wagub DKI Segera Diproses

You may also read!

50 UKM Binaan Ikuti Bazar di GOR Ciracas jakarta Timur

SUARAJAKTIM.COM - Sebanyak 50 pelaku usaha kecil menengah (UKM) binaan Suku Dinas (Sudin) Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan

Read More...

Selandia Baru akan Siarkan Langsung Azan Jum’at

SUARAJAKTIM.COM - Sepekan setelah serangan teror terhadap jamaah masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan

Read More...

Sandiaga Uno Sarankan Menteri Jokowi Nonton Debat

SUARAJAKTIM.COM - Calon Wakil Presiden 02 Sandiaga Salahuddin Uno mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mengundang menteri dalam debat

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu