Refly Harun: Berlebihan, Gara-Gara Gestur Dua Jari Diancam Tiga Tahun Penjara

In Uncategorized

SUARAJAKTIM.COM – Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai terlalu berlebihan kalau kasus gestur dua jari Gubernur DKI Jakarta di sebuah acara internal Partai Gerindra mendapat ancaman hukuman penjara tiga tahun.

Hal itu diutarakan Refly melalui akun Twitter pribadinya, @ReflyHZ sebagaimana dikutip, Kamis (10/1/2019). “Terlalu berlebihan kalau ada kepala daerah mengacungkan jari lalu diancam hukuman tiga tahun penjara atau denda 36 juta,” ujarnya. 

Menurutnya, pasal dalam aturan pemilu yang menyangkut soal pelanggaran adalah soal penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power). Sedangkan yang terjadi pada Anies adalah penyalahgunaan gestur atau buse of gesture,” tulis Refly.  

Sementara itu, dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia, Chusnul Mariyah menilai aksi Anies itu tak perlu dipersoalkan oleh berbagai pihak termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena acara itu berlangsung tertutup. “Ini persoalannya Anies di dalam acara partai yang tertutup, bukan terbuka,” katanya dalam sebuah diskusi kemarin (Rabu 9/1/2019).

Dia pun balik bertanya kepada penyelenggara pemilu yang terkesan membiarkan kepala daerah dan menteri yang secara terang-terangan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden  tertentu. “Yang terbuka itu dibiarkan, ada 15 kepala daerah, ada menteri dan ada macam-macam. Artinya sudah ada kecenderungan untuk apapun yang berasal dari oposisi itu cepat sekali. 

Sebelumnya, Anies Baswedan diperiksa oleh Bawaslu terkait pose dua jari (jempol dan telunjuk) dalam acara Konferensi Nasional Partai Gerindra Senin (17/12/2018) lalu. Anies diduga melakukan pelanggaran Pemilu sebagaimana dilaporkan. 

Menurut Bawaslu, Anies terancam pidana penjara tiga tahun jika dugaan itu terbukti sebagaimana diatur Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.(ARS/R1/Bisnis.com)

Baca Juga!  Anies tidak Takut Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

You may also read!

DTKJ: Tiga Langkah Perbaiki Transportasi Jakarta

SUARAJAKTIM.COM - Anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Eva Azhra Latifa merekomendasikan tiga langkah untuk mendorong pengguna kendaraan pribadi

Read More...

Sandiaga Uno Rasakan Tren Pilpres Mirip Pilgub DKI

SUARAJAKTIM.COM - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno merasakan jika tren pemilihan presiden (Pilpres) tahun ini sama dengan pemilihan

Read More...

Anies Baswedan Harap Ombudsman Lengkapi Temuan Premanisme Tanah Abang

SUARAJAKTIM.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap Ombudsman Jakarta Raya melengkapi temuan mereka yang menyebutkan ada praktik premanisme

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu